Betulkah Strategi Cipto Junaedy, bisa beli properti tanpa modal?

Jumat, 07 April 2017


Betulkah Strategi Cipto Junaedy, bisa beli properti tanpa modal?
Betulkah Strategi Cipto Junaedy, bisa beli properti tanpa modal? Bagaimana mungkin kita bisa membeli properti tanpa modal? Apakah kita membeli properti dengan sistem barter dengan daun singkong dan daun pepaya? Daun pepaya dan daun singkong itu sendiri sudah termasuk modal, jadi bagaimana mungkin bisa membeli properti tanpa modal? Apakah perlu membeli buku Strategi Membeli Properti Tanpa Modal yang harganya sangat mahal? Untuk membeli bukunya saja tentu sudah mengeluarkan modal, jadi apa itu definisi modal? Menurut Wikipedia, modal adalah:

“Modal (dari bahasa Tamil mutal, yang berarti “dasar”, “kaki”, “bagian bawah”, “puntung”) memiliki banyak arti yang berhubungan dalam ekonomi, finansial, dan akunting.

Dalam finansial dan akunting, modal biasanya menunjuk kepada kekayaan finansial, terutama dalam penggunaan awal atau menjaga kelanjutan bisnis. Awalnya, dianggap bahwa modal lainnya, misal modal fisik, dapat dicapai dengan uang atau modal finansial. Jadi di bawah kata “modal” berarti cara produksi.”

Seringkali jika kita tidak punya modal kita memilih jalan pintas dengan berutang. Jika kita tidak punya modal untuk biaya resepsi pernikahan maka kita berutang ke orangtua atau sanak saudara untuk membiayai biaya pernikahan kita. Jika kita tidak punya modal untuk membeli rumah maka biasanya kita mengajukan Kredit Pemilikan Rrumah (KPR) ke bank. Jadi kita bisa memanfaatkan modal orang lain terlebih dahulu untuk mencapai cita-cita kita. Bahayanya jika utang tidak diberikan kepada yang tidak memenuhi syarat: NINJA (No Income, No Job & Asset) maka terjadilah Krisis Subprime Mortgage 2008 seperti di Amerika Serikat yang membuat pemerintah Amerika Serikat harus mengguyurkan dana bantuan $700 milyar untuk bail out perbankan dan perusahaan asuransi terkait gagal bayar kredit pemilikan rumah. Sederhananya, modal bisa dibagi menjadi 2:

1. Intangible Capital: modal yang tidak dapat diukur secara moneter/finansial.
Contohnya: modal kecerdasan, modal postur tubuh yang tinggi, modal kecantikan dan ketampanan
2. Tangible Capital: modal yang dapat diukur secara moneter/finansial
Contohnya: modal uang, modal harta bergerak, modal harta tidak bergerak

Apakah mungkin Cipto Junaedy bisa membeli properti tanpa otak (modal kecerdasan)? Apakah mungkin kita membeli properti tanpa melibatkan modal uang sama sekali? Apakah mungkin kita membeli properti tanpa melihat propertinya terlebih dahulu menggunakan mobil atau motor (modal harta bergerak)? Nah, setelah memahami definisi modal saja, kita sudah mampu melihat dengan jelas betapa bodohnya judul buku atau seminar Strategi Cipto Junaedy Beli Properti Tanpa Modal Tanpa Utang! Memalukan sekali jika penerbit buku besar, koran nasional raksasa serta toko buku besar justru terus-terusan membodohi seluruh masyarakat Indonesia dengan tidak cermat memahami arti kata modal!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. Kaos.
Design by Herdiansyah Hamzah. Published by Themes Paper. Powered by Blogger.
Creative Commons License